BAB III
METODE PENELITIAN
1. Setting Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SMP
Katolik St. Antonius Sumberpucung Kabupaten Malang, di bawah naungan
Yayasan Karmel, tempat di mana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru Pendidikan
Jasmani. Dalam pelaksanaan penelitian ini, peneliti menggunakan siswa kelas VII
pada tahun pelajaran 2008 / 2009 jumlah siswa di kelas ini 10 orang.
SMP Katolik St. Antonius Sumberpucung terletak di daerah perbatasan Kabupaten Malang dengan Kabupaten
Blitar , dimana para siswa berasal dari desa-desa jauh dari sekolah tujuan.
Siswa yang masuk sekolah ini rata-rata berasal dari latar belakang keluarga,
dan prestasi input yang berbeda-beda. Perbedaan latar belakang keluarga dan
prestasi input akan ikut mempengaruhi motivasi keberhasilan belajar siswa,
misalnya tingkat pendidikan dan pekerjaan orang tua, nilai akhir pada kelulusan
(Danem) rendah, dan berbagai alasan masuk sekolah di sekolah ini.
Pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilakukan pada setiap hari Jumat selama bulan Maret 2009.
2.Persiapan Penelitian
a.
Menginformasikan dan mengkonsultasikan rencana penelitian ini
kepada Kepala Sekolah.
b.
Observasi Siswa.
c.
Menyiapkan informasi dan melihat dokumen nilai Pendidikan
Jasmani.
d.
Menyiapkan dan memberikan arahan metode pembelajaran yang sesuai dengan
kegiatan pembelajaran yang benar.
e.
Menyiapkan angket kesulitan belajar.
3.Siklus Penelitian I

Plan
![]() |
|||
![]() |
|||

Action
/
Observation


Plan
![]() |
|||

Action
/
Observation
Dan
Seterusnya
Siklus Penelitian model
Classroom Action Research Kemmis & Taggart.
Pada tahap ini
dilakukan sejumlah kegiatan, antara lain :
a.
Perencanaan :
Ø Pengumpulan data awal,
terutama berkaitan dengan data siswa yang mengalami kesulitan penggunaan metode
pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani.
Ø Konsultasi dengan Kepala
Sekolah dan Guru mata pelajaran lain selain Pendidikan Jasmani.
Ø Menyiapkan metode pembelajaran
yang sesuai dengan bahan pembelajaran.
Ø Menyiapkan angket /
instrumen motivasi belajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani.
b.
Pelaksanaan
Sesuai dengan
rencana tindakan yang telah ditentukan dalam penelitian pembelajaran.
Penelitian ini dilaksanakan ketika waktu Kegiatan Belajar mengajar (KBM)
berlangsung.
c.
Pengamatan
Untuk mendapatkan
informasi yang lengkap tentang aktivitas siswa dan guru selama proses
pembelajaran berlangsung. Berdasarkan pengidentifikasian siswa yang bermasalah
dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, diberikan informasi bimbingan belajar
mengenai metode pembelajaran yang benar,
diadakan penilaian pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Sebagai evaluasi,
peneliti mengadakan kolaborasi dengan guru mata pelajaran lainnya untuk
mengetahui faktor hambatannya.
d.
Refleksi
Refleksi
dilakukan sebagai umpan balik (feed back).
Untuk memperbaiki dalam pembelajaran pada siklus-siklus berikutnya tujuannya
mencari kelemahan dan kekurangan pembelajaran untuk diperbaiki dan
disempurnakan dalam pembelajaran berikutnya. Pada tahap ini kegiatan difokuskan
pada menganalisis, menjelaskan dan menyimpulkan berdasarkan pada pelaksanaan
pembelajaran yang telah dilakukan pengamatan selama pembelajaran berlangsung.
4. Siklus Penelitian II
a.
Perencanaan
Ø Mengevaluasi kembali hasil
siklus pengamatan I.
Ø Memberikan lagi metode berpasangan
serta memotivasi siswa.
Ø Menemukan faktor-faktor
penyebab masalah.
b.
Pelaksanaan
Penelitian
terus menerus saat Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung dan berkolaborasi
dengan guru mata pelajaran yang lain mengenai penggunaan metode pembelajaran yang relevan dengan materi
pembelajaran.
c.
Pengamatan
Mengulangi
lagi kegiatan yang sama pada siklus I yaitu pengidentifikasian siswa yang
bermasalah dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, diberikan informasi atau
pengarahan mengenai metode pembelajaran
yang tepat dan lebih mantap dengan diadakan penilaian Pendidikan Jasmani.
Sebagai evaluasi, peneliti mengadakan kolaborasi dengan guru mata pelajaran
lain untuk mengetahui faktor pendukungnya.
5. Instrumen Penelitian
Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian kelas ini, maka
diperlukan instrumen sebagai bahan pengumpulan data informasi baik dari siswa
maupun dari guru. Instrumen yang dimaksud meliputi : 1) lembar daftar prestasi siswa,
2) angket siswa, angket siswa ini
untuk menjaring pelaksanaan penggunaan metode pembelajaran di sekolah, motivasi
siswa baik motivasi instrinsik maupun motivasi ekstrinsik termasuk di dalamnya
sejumlah faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan prestasi siswa dan 3) pedoman wawancara.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar