Minggu, 17 Maret 2013

PTK Penjas Bab I Pembelajaran Bola Voli


BAB  I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Pengajaran yang efektif berlangsung dalam suatu proses berkesinambungan, terarah berdasarkan perencanaan yang matang. Proses  pengajaran itu dilandasi oleh prinsip-prinsip yang fundamental yang akan menentukan apakah pengajaran itu berlangsung secara wajar dan berhasil, untuk itu pertanyaan yang mendasar adalah apakah siswa yang sedang belajar mempunyai motivasi yang kuat mendorongnya untuk melakukan perbuatan belajar.
Pengajaran tradisional menitikberatkan pada metode imposisi, yaitu pengajaran dengan cara menuangkan atau memberikan  hal-hal yang dianggap penting oleh guru bagi siswanya. Cara ini tidak mempertimbangkan apakah bahan pelajaran yang diberikan sesuai atau tidak dengan kesanggupan-perkembangan, minat-motivasi, kebutuhan, serta pemahaman siswa. Sejak adanya penemuan dan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang psikologi, maka pandangan tersebut kemudian berubah. Faktor siswa justru menjadi unsur yang menentukan berhasil tidaknya pengajaran yang disampaikan oleh guru. (Hamalik, 2001:157)
Sejalan dengan pendapat di atas, maka perlu kiranya dalam rangka usaha meningkatkan keberhasilan dan kualitas  pendidikan, diperlukan adanya usaha peningkatan sumber daya manusia (SDM) guru. Dengan berkualitasnya guru dalam memodifikasi pengajarannya di kelas dimungkinkan akan berdampak positif terhadap keberhasilan dan kualitas siswa.
Metode pembelajaran merupakan salah satu unsur yang penting dalam proses belajar mengajar. Pengalaman menunjukkan bahwa kegagalan yang dialami siswa dalam belajar tidak selalu disebabkan oleh kebodohan atau rendahnya inteligensi mereka. Sering kegagalan itu juga disebabkan oleh sejumlah faktor diantaranya : rendahnya minat belajar yang disebabkan kurangnya motivasi belajar, faktor guru misalnya guru mengajar bukan bidangnya, metode yang dipakai dalam pengajaran, faktor fisik dan psikhis siswa, kurangnya siswa untuk mendapatkan layanan pembelajaran yang memadai, juga kurang tersedianya media pembelajaran yang diperlukan. (Bendot, 2004:34)
Ruang gerak dan kesempatan bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan diri sendiri secara professional sesungguhnya lebih terbuka. Salah satu peran guru adalah bagaimana mereka dapat mencerdaskan dan mempersiapkan masa depan anak melalui kegiatan yang benar-benar kreatif dan menyenangkan.
Di lapangan menunjukkan terdapat beberapa anak yang kurang mampu dalam bidang akademis; hal ini bisa dilihat dengan nilai-nilai pada mata pelajaran Eksak (Matematika dan IPA) maupun kecakapan dalam penggunaan bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris) maupun kecakapan hafalan ( IPS dan PKn)  mendapat nilai rendah;  namun memiliki bakat khusus dalam bidang  psikomotor terutama dalam bidang Olahraga, sehingga kemampuan yang dimiliki lebih difokuskan pada prestasi Olahraganya. Hal ini terbukti dengan beberapa prestasi kejuaraan yang diraihnya, walaupun masih dalam tingkat kecamatan, sampai dengan tingkat kabupaten.
Dengan adanya fakta ini, maka tergeraklah penulis untuk mengadakan penelitian tindakan kelas dengan memberikan judul “PENGGUNAAN METODE  BERPASANGAN DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PADA BOLA VOLI DI KELAS VII SMPK ST. ANTONIUS SUMBERPUCUNG  MALANG  TAHUN PELAJARAN 2008 / 2009”.

2. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut :
a.      Bagaimana tanggapan siswa terhadap metode berpasangan pada permainan Bola Voli  di kelas VII ?
b.      Bagaimana usaha-usaha siswa untuk meningkatkan motivasi belajar pada Bola Voli di kelas VII ?
c.      Bagaimana metode berpasangan dapat meningkatkan motivasi belajar pada Bola Voli di kelas VII ?
d.      Faktor-faktor apa sajakah yang ikut mempengaruhi peningkatan motivasi belajar pada Bola Voli  di kelas VII ?

3. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah :
a.      Ingin mengetahui tanggapan siswa terhadap metode berpasangan pada permainan Bola Voli  di kelas VII.
b.      Ingin mengetahui usaha-usaha siswa untuk meningkatkan motivasi belajar pada Bola Voli di kelas VII.
c.      Ingin mengetahui metode berpasangan dapat meningkatkan motivasi belajar pada Bola Voli di kelas VII.
d.      Ingin mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang ikut mempengaruhi peningkatan motivasi belajar pada Bola Voli  di kelas VII ?

4. Manfaat Hasil Penelitian
a.      Bagi Siswa :
Dapat memberikan gambaran tentang bagaimana cara belajar pada Bola Voli yang benar serta mengetahui faktor-faktor yang ikut mempengaruhinya motivasi belajar sehingga siswa dapat belajar dengan tepat dan mudah.

b.      Bagi guru Pendidikan Jasmani
Ø  Lebih memahami permasalahan metode pembelajaran dalam rangka penyesuaian proses pembelajaran agar lebih bermakna.
Ø  Dapat menjadikan umpan balik yang positif dalam pengajaran Pendidikan Jasmani di kelas.
c.      Bagi Sekolah :
Ø  Dapat digunakan sebagai timbal balik dan usaha peningkatan mutu sekolah dan siswa.
Ø  Memberikan layanan, pemahaman, dan solusi bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar Pendidikan Jasmani
Ø  Mampu menggunakan metode  pembelajaran yang bervariasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar